KONSEP JAMINAN ASURANSI KESEHATAN

 

  • Asuransi akan memberikan jaminan harus sesuai dengan Indikasi Medis, baik dari sisi penyakit dan tindakannya harus bersifat medis.
    • Contoh kasus yang tidak dapat dijamin :
      • Diagnosa Psikosomatis : Peserta dilakukan tindakan medis di RS akibat dampak Psikosomatis yang dialami, tetapi karena Psikosomatis bersifat psikis (bukan medis), maka tidak dapat dijaminkan oleh asuransi.
      • Diagnosa Fraktur : Peserta secara diagnosa masuk kategori medis, tetapi apabila berobat di pengobatan alternatif (pijat, akupunktur, dll) maka tidak dapat dijaminkan asuransi karena tindakannya bukan bersifat medis.
  • Dalam konsep pertanggungan asuransi swasta, sifatnya bukan menghilangkan risiko melainkan mengurangi risiko karena pertanggungan yang diberikan asuransi ada batasannya (sesuai tabel manfaat, ketentuan polis & perjanjian kerjasama yang disepakati) serta adanya kondisi pengecualian.
  • Asuransi akan memberikan jaminan sesuai tabel manfaat yang disepakati. Apabila biaya pengobatan peserta melebihi hak manfatnya, maka selisihnya (ekses klaim) harus dibayarkan oleh Peserta saat keluar dari rumah sakit.
  • Asuransi tidak dapat memberikan jaminan apabila atas permintaan ataupun intervensi peserta yang tidak sesuai indikasi medis.